Penyaluran CBP dan Minyak Goreng di Pekonmon Disorot Warga, Dinas Sosial Didorong Lakukan Klarifikasi

Foto/Gambar ilustrasi ini di hasil oleh AI

Trabasterkini.com

Pesisir Barat – Penyaluran bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan minyak goreng di Pekonmon, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, kembali menjadi sorotan warga. Hal ini mencuat dengan adanya dugaan ketidaktepatan sasaran dalam pendistribusian bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu (09/4/2026).

Sejumlah warga mengungkapkan bahwa di lapangan ditemukan indikasi bantuan tidak sepenuhnya diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Bahkan, muncul dugaan adanya aparatur pekon yang dinilai tidak memenuhi kriteria penerima, namun turut mendapatkan bantuan tersebut.

Tidak hanya itu, warga juga menyampaikan bahwa dugaan tersebut diduga telah terjadi dalam beberapa program bantuan sebelumnya, sehingga memunculkan kekhawatiran adanya hak masyarakat kurang mampu yang tidak tersalurkan secara maksimal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mekanisme pendataan dan penyaluran bantuan diduga belum berjalan optimal. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait keakuratan data penerima serta proses verifikasi di tingkat pekon.

Sementara itu, salah satu aparatur pekon berinisial MR saat dikonfirmasi di kediamannya mengakui pernah menerima sejumlah bantuan pemerintah pada waktu sebelumnya, termasuk program bantuan perumahan dan bantuan pangan. Namun, terkait penyaluran bantuan terbaru, yang bersangkutan belum memberikan penjelasan rinci mengenai dasar dan mekanisme penerimaannya.

Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat mendesak Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh. Warga juga meminta agar pihak dinas terkait dapat memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat guna memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik.

“Harapannya Dinas Sosial bisa memanggil dan meminta penjelasan secara langsung, supaya semuanya jelas dan tidak menimbulkan prasangka di masyarakat,” ungkap salah satu warga.

Selain itu, masyarakat juga mendorong adanya peningkatan pengawasan serta pembinaan terhadap aparatur pekon agar penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait lainnya masih dalam proses konfirmasi.

Rilis : Samsir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *