Trabasterkini.com
Pesisir Barat – Penyaluran bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan minyak goreng di Pekonmon, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi sorotan sejumlah warga. Hal ini mencuat setelah adanya dugaan ketidaktepatan sasaran dalam pendistribusian bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu (8/4/2026).
Sejumlah warga menyampaikan bahwa di lapangan terdapat indikasi bantuan tidak sepenuhnya diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Bahkan, warga menduga terdapat aparatur pekon yang dinilai tidak memenuhi kriteria penerima, namun turut menerima bantuan tersebut.
Warga juga menyebut bahwa dugaan penerimaan bantuan oleh oknum aparatur tersebut diduga telah berlangsung dalam beberapa program, tidak hanya pada bantuan pangan saat ini, namun juga pada program bantuan sebelumnya. Kondisi ini memunculkan persepsi di tengah masyarakat bahwa ada hak warga kurang mampu yang berpotensi tidak tersalurkan secara optimal.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa mekanisme pendataan dan penyaluran bantuan diduga belum berjalan secara maksimal. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait validitas data penerima manfaat serta proses verifikasi di tingkat pekon.
Sementara itu, salah satu aparatur pekon berinisial MR saat dikonfirmasi di kediamannya mengakui pernah menerima beberapa jenis bantuan pemerintah pada waktu sebelumnya, termasuk program bantuan perumahan dan bantuan pangan. Namun demikian, terkait penyaluran bantuan terbaru, yang bersangkutan belum memberikan penjelasan secara rinci mengenai mekanisme dan dasar penerimaannya.
Warga berharap pihak terkait dapat segera melakukan klarifikasi dan evaluasi secara menyeluruh guna memastikan bantuan sosial disalurkan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Selain itu, masyarakat juga mendorong instansi berwenang untuk meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap aparatur pekon, agar program bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang berhak menerimanya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait lainnya masih dalam upaya konfirmasi.
Rilis : Samsir













